Fakta Amazon Jeff Bezos

Jeff Bezos awalnya ingin memberi perusahaan dengan nama yang terdengar ajaib yakni “Cadabra.” Pengacara pertama Amazon, Todd Tarbert, meyakinkannya bahwa nama itu terdengar terlalu mirip dengan “mayat,” terutama melalui telepon.

Lalu, Bezos juga menyukai nama “Relentless” bahkan hingga kini kalau kamu mengunjungi Relentless.com hari ini, maka akan menavigasi ke Amazon. Namun akhirnya, ia memilih “Amazon” karena dia suka bahwa perusahaan akan dinamai sungai terbesar di dunia.

Amazon cukup menderita pada akhir 90-an dan awal 2000-an. Fasilitas ditutup selama berjam-jam karena pemadaman sistem, tumpukan produk akan diabaikan oleh pekerja, dan tidak ada persiapan untuk kategori produk baru. Perusahaan secara dramatis kekurangan staf pada saat itu. Setiap karyawan sampai harus lembur demi memenuhi pesanan. Bahkan, mereka akan membawa teman dan keluarga mereka sampai sering tidur di mobil sebelum pergi bekerja keesokan harinya.

Jeff merupakan anak dari pasangan Jackylyn Jorgensen dan Ted Jorgensen. Namun sayang, kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai dan Jeff pun ikut dengan sang ibu. Pada tahun 1968, ibu Jeff slot bet 100 kembali menikah dengan seorang imigran asal Kuba. Pendiri Amazon adalah Jeff Bezos. Sekarang ia sudah menjadi salah satu  pengusaha terkaya di dunia sepanjang sejarah modern. Bahkan kekayaan bersihnya mencapai US$165 miliar.

Ketika mengenyam pendidikan, Jeff berhasil memenangkan banyak penghargaan. Begitu pun saat kuliah. Ia lulus dari Princeton University jurusan teknik elektro dan ilmu komputer dengan nilai memuaskan. Tak hanya itu, ia juga aktif berorganisasi selama di kampus.

Pada 2017 lalu, Jeff dikabarkan menggelontorkan uang 23 juta dolar AS untuk membeli rumah mewah di wilayah Washington DC. Rumah tersebut diketahui bekas museum tekstil dan merupakan kawasan ekslusif. Luasnya sekitar 2.508 meter.  Beberapa pesohor seperti Obama dan Ivanka Trump dilaporkan juga tinggal di daerah tersebut.

Jeff Bezos mendirikan perusahaan Amazon pada bulan Juli 1994. Pada awalnya Amazon.com berawal dari sebuah toko buku daring dimana penjualan buku menjadi andalannya. Kemudian seiring perkembangannya, Amazon menjadi penjual DVD, VCD, MP3, perangkat lunak, barang elektronik, dan lain-lain. Bahkan sekarang Amazon menjadi salah satu tempat jual beli online berbagai macam barang terlengkap di dunia.

Setiap rapat, Jeff punya peraturan unik yang bernama ‘Two Pizza Rule’. Aturan tersebut diterapkan untuk mengukur berapa banyak orang yang perlu datang dalam rapat. Menurut Jeff, jika setiap orang yang hadir mendapatkan dua slice pizza, maka terlalu banyak orang yang hadir dalam rapat tersebut. Itu tidak produktif. Diungkapkannya, rapat akan efektif jika dihadiri oleh lima sampai delapan orang saja.

Untuk menjaga kualitas hubungan dengan keluarga, Jeff diketahui tak pernah mengagendakan pekerjaan di pagi hari. Ia lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga. Yang tak kalah penting, Jeff juga masih mengantar anak pergi ke sekolah menggunakan Honda Accord miliknya.

Amazon dikenal sebagai bisnis e-commerce. Namun, selain bisnis e-commerce ternyata Amazon juga memiliki layanan yang berbasis Cloud Computing yaitu Amazon Web Services (AWS) yang juga menjadi pendapatan perusahaan.

Lalu, bagaimana dengan fakta-fakta perusahaan Amazon lainnya? Sudahkah Anda mengetahuinya? Ternyata masih terdapat beberapa fakta yang belum diketahui banyak orang sebelumnya.

Leave a Reply